Marina Bay Sands Singapura

Marina Bay Sands Singapura - Banyak orang telah berkunjung ke Singapura, negeri mungil dengan jarak sekitar satu jam perjalanan dari Jakarta. Meski begitu negeri singa tersebut tak pernah kehilangan daya tariknya.

Salah satu unggulan terbaru dari Singapura adalah Marina Bay Sands. Kompleks bangunan yang kini menjadi ikon baru Singapura itu terdiri dari hotel, tempat konferensi, gedung teater, museum, kasino, dan tentu saja mal.

Sejak dibuka secara bertahap pada tahun 2010, daerah wisata ini terus melengkapi dirinya. Menurut Communication Officer Marina Bay Sands (MBS) Daniel Sims, pada bulan September 2011 ini secara resmi seluruh bagian MBS sudah dibuka, termasuk galeri, butik, dan beberapa restoran.

Ketika Kompas.com mengunjungi MBS akhir pekan lalu, MBS baru saja meresmikan Department Store Robinson, sebuah pusat perbelanjaan modern yang menjual busana dan aksesori karya perancang dunia.

Galeri Louis Vuitton yang seperti "mengapung" di atas air juga secara resmi dibuka. Keduanya melengkapi deretan butik yang sudah lebih dulu ada di mal paling megah di negeri singa tersebut. Sementara itu untuk para party lovers, kini sudah dibuka dua tempat hiburan malam paling dicari di Singapura, yakni Pangea dan Avalon. Jika Anda menyukai suasana yang lebih privat dan tenang, maka berkunjunglah ke Pangea yang kapasitas pengunjungnya sengaja dibatasi sehingga bisa dipilih sebagai tempat pesta pribadi.

Sedangkan Avalon lebih "gegap-gempita" dengan dentuman suara musik, cocok untuk berpesta bersama rombongan teman. Menggabungkan pertunjukan dari DJ kelas dunia dengan musik hidup dan nuansa multi sensorik yang interaktif, tempat yang diprakarsai oleh veteran hiburan malam, Steven Adelman, telah dipersiapkan untuk memaksimalkan pengalaman hiburan malam bagi pengunjungnya.

Khusus untuk para penggemar pertunjukan teater, akhir tahun MBS akan memboyong Wicked, untuk menggantikan Lion King yang sudah main sejak awal tahun ini. Jalinan cerita "Wizard of Oz" yang sudah tidak asing lagi menjadi jaminan tontonan ini akan menarik banyak pengunjung seperti halnya Lion King.

Kegiatan seru lain yang bisa dilakukan di sekitar MBS adalah mengunjungi pameran di ArtScience Museum. Akhir tahun ini MBS akan membawa kembali kisah abadi tenggelamnya kapal Titanic melalu "Titanic: The Artifact Exhibition". Pameran yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Asia Tenggara ini akan menampilkan sekitar 275 artefak yang diselamatkan dari tempat peristirahatan terakhir kapal tersebut.

Pameran Titanic ini akan dibuka untuk umum dari 29 Oktober 2011 melalui peringatan 100 tahun pelayaran bersejarah dan tenggelamnya kapal besar ini. Direktur Museum ArtScience Museum MBS Tom Zaller mengatakan pameran ini dirancang untuk menceritakan kisah luar biasa dari pelayaran perdana Titanic. Penggunaan artefak asli akan dikombinasikan dengan cerita menarik dari para penumpang dan awaknya.
Sumber : kompas