Eksotisme Pulau Segajah; Terlihat saat Siang, Tenggelam kala Malam

Eksotisme Pulau Segajah; Terlihat saat Siang, Tenggelam kala Malam
kotabontang.net - Selain dikenal sebagai kota industri pengelola minyak bumi dan gas alam (Migas), Kota Bontang sebenarnya memiliki objek wisata yang membanggakan dan tak kalah indahnya dengan kota wisata lainnya di Indonesia. Hal ini terbukti dengan keberagaman wisata yang dimiliki kota yang berjuluk Kota Taman ini untuk wisata bahari dan budaya.


UNTUK wisata bahari, Kota Bontang memiliki tiga pulau yang sangat menarik untuk dikunjungi, yakni Pulau Beras Basah, Kedindingan dan Pulau Segajah. Khusus Pulau Segajah, objek wisata ini memiliki keunikan tersendiri, karena merupakan pulau yang terdiri dari hamparan pasir putih yang indah dan hanya bisa dinikmati ketika siang hari. Jika air laut dalam kondisi pasang, maka pulau ini pun akan tenggelam kembali.

Keunikan Pulau Segajah inilah yang menjadi pemikat bagi warga Kota Bontang dan sekitarnya untuk berkunjung. Warga yang bermukim di pesisir Bontang Utara rupanya sudah tahu kapan waktu yang tepat untuk berkunjung ke pulau yang memerlukan waktu tempuh sekitar 20 menit dari Pelabuhan Bontang Kuala ini.

Selain dihiasi hamparan pasir putih, Pulau Segajah juga semakin memesona dengan kejernihan airnya serta keindahan pemandangan bawah lautnya. Aneka biota laut juga masih terlihat sehingga sangat indah jika pengunjung melakukan aktivitas snorkeling atau diving di wilayah pulau tersebut.
Menurut H Ali Kasim, pemangku adat Bontang Kuala saat ditemui media ini, pulau ini dinamakan Pulau Segajah karena bentuknya menyerupai seekor Gajah. Dan saat sekarang ini, setiap akhir pekan atau hari libur sekolah, ratusan masyarakat Bontang dan luar Kota Bontang sengaja datang ke pulau tersebut hanya untuk berekreasi.

“Untuk mengunjungi Pulau Segajah yang berlokasi di Kelurahan Bontang Kuala Kecamatan Bontang Utara ini, para wisatawan bisa menyewa perahu atau kapal motor yang sering disebut ketinting. Perahu ini banyak disediakan masyarakat Bontang Kuala. Adapun jarak tempuh menuju pulau itu hanya sekitar 20 hingga 30 menit saja,” terang Ali Kasim.