Mahasiswi Semester Satu Terlilit Utang Rp1 Miliar, Apa Reaksi Orang Tuanya?

kotabontang.net - Arisan online kini telah membuat Mega Retno Palufi, 20, terjerat utang Rp1 miliar. Sarjono, sang ayah Mega rupanya tak tahu sama sekali usaha yang dijalankan anak bungsunya itu.

Madiunpos.com, MAGETAN—Sarjono mengaku shock berat mendengar anak bungsunya terjerat utang sampai Rp1 miliar. Lelaki yang juga pamong Desa Madigondo, Takeran, Magetan ini rupanya sama sekali tak tahu bahwa anaknya mengelola uang miliran melalui arisan online.

“Internet saja, saya enggak tahu. Saya baru tahu anak saya punya usaha arisan online setelah terjadi masalah seperti ini. Saya benar-benar buneg,” ujarnya kepada Madiunpos.com, Senin (12/1/2015).

Sarjono mengisahkan, sebelum terlilit masalah utang Rp1 miliar, anaknya itu memang memiliki usaha jula beli pakaian. Usahanya itu dijalankan juga melalui media sosial. Lambat laun, imbuhnya, usaha tersebut lantas tak dijalankan.Ia sama sekali tak menyangka bahwa anaknya itu bakal beralih mengelola usaha arisan online.

“Kalau saya tahu sejak awal ya saya larang. Usaha itu yang wajar-wajar saja. Enggak usah menerima tawaran yang sampai bermodal sangat besar seperti ini,” imbuhnya.

Kini, setelah anaknya terjerat utang cukup besar itu, Sarjono masih belum tahu apa yang akan dia lakukan. Namun, ia tetap berkomitmen untuk membayar utang anaknya itu betapapun harus menjual harta yang ia miliki. “Kami tetap beritikad baik untuk membayar. Cuma, kami minta waktu,” tambahnya.

Mega menambahkan, ia telah meminta waktu kepada para anggotanya untuk sabar menanti sampai Juni mendatang. Selama lima bulan ke depan, pihaknya akan mencari uang pinjaman bank untuk melunasi modal anggota yang belum kembali.