Survei: Wanita Berpotensi Selingkuh dari Pasangan Jika...

kotabontang.net - Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan penyebab wanita berselingkuh dari pasangannya. Dari riset itu diketahui wanita berpotensi menduakan kekasih atau suaminya jika ibu mereka pernah selingkuh.

Survei tersebut dilakukan oleh situs perselingkuhan populer di Inggris, Illicit Encounters. Berdasarkan survei yang melibatkan 2.000 anggota situs tersebut diketahui, 73% wanita yang mengaku berselingkuh ternyata memiliki ibu yang juga melakukan hal serupa pada ayah mereka. 62% wanita tersebut juga mengatakan perselingkuhan sang ibu berpengaruh terhadap keputusan mereka untuk menduakan pasangan.

Bagaimana dengan para pria? Dari survei diketahui ternyata hal yang sama juga dialami pria. 54% pria yang ayahnya pernah berselingkuh mengatakan perbuatan si ayah membuat mereka merasa lebih nyaman untuk melakukan hal serupa pada pasangan.

Apakah memang perselingkuhan ini bersifat menurun? Beberapa riset membuktikan orangtua ternyata berperan besar dalam perilaku selingkuh ketika anak dewasa.

Riset yang dilakukan Binghamton University dan State University of New York (SUNY) menemukan, sekitar 50% orang dengan gen bernama DRD4 atau lebih dikenal sebagai gen yang selalu ingin mencari, cenderung lebih berisiko untuk menyelingkuhi pasangannya. Gen yang sama juga mempengaruhi orang untuk menjadi pecandu judi atau alkohol.

Dalam penelitiannya, seperti dikutip CNN, para peneliti melibatkan 181 mahasiwa sebagai responden. Mereka diberikan pertanyaan seputar perilaku seks misalnya, berapa banyak pasangan bercinta yang pernah mereka punya dan apakah mereka pernah bersikap tidak setia.

Peneliti kemudian melakukan tes pada DNA para responden. Tes dilakukan dengan menggunakan mouthwash. Para responden diminta berkumur dengan moutwash tersebut. Air kumur itulah yang kemudian diperiksa DNA-nya.

Setelah diteliti ditemukan adanya variasi berbeda pada gen yang suka mencari ini. Mereka dengan alel yang lebih panjang lebih berisiko besar untuk selingkuh. Alel adalah urutan yang berbeda pada DNA yang menentukan karakteristik tunggal pada manusia seperti warna mata atau tekstur rambut.

Riset mengungkapkan responden yang setidaknya memiliki tujuh pengulangan alel dalam DNA lebih sering selingkuh. Mereka mengaku kerap melakukan one night stand.