Inilah Pelacur yang Bunuh Bos Google

kotabontang.net - Pekerja seks komersial, Alix Tichelman, dihukum penjara enam tahun setelah mengakui menyebabkan kematian eksekutif Google, Forest Timothy Hayes.

Di pengadilan di Santa Cruz, California, wanita berusia 28 tahun tersebut mengaku menyebabkan kematian Hayes dan memberinya heroin melebihi dosis.

Insiden ini terjadi pada 2013 ketika keduanya bertemu di kapal pesiar milik Hayes tak jauh dari pelabuhan Santa Cruz.

Rekaman video pengawas pelabuhan memperlihatkan Tichelman berusaha menyadarkan Hayes yang pingsan, meminum anggur, mengemasi barang-barang pribadinya, menurunkan tirai dan meninggalkan jenazah Hayes tanpa meminta bantuan.

Ia ditangkap pada 2014, delapan bulan setelah kematian Hayes.

Pengacaranya mengatakan kematian Hayes disebabkan oleh kelebihan dosis heroin secara tidak sengaja.

Selain mengakui menyebabkan kematian, Tichelman juga mengaku bersalah menghancurkan atau menyembunyikan barang bukti serta mengaku terlibat dalam kegiatan prostitusi.

Ketika meninggal dunia, Hayes menjabat sebagai direktur di laboratorium riset Google X.

Keluarganya sempat menolak kasus ini dibawa ke pengadilkan karena khawatir kasus akan makin mempermalukan mereka.

Melawan Setan

Saat menjalani pemeriksaan polisi, seperti dikutip CNN, Alix Catherine Tichelman mengaku dirinya sebagai seorang penulis dan artis yang tengah berjuang melawan setan.

Alix juga mendeskripsikan dirinya dengan berbagai aktivitas profesi, di antaranya sebagai penulis novel, proyek modeling, dan tutorial make-up.
Tichelman dihadapkan ke meja hijau Santa Cruz pada Rabu (9/7/2014) atas kasus pembunuhan Forrest Timothy Hayes.

Hayes, seorang eksekutif Google Inc, tewas di dalam perahu pribadinya bulan November 2013. Tichelman dituduh sebagai pembunuh Hayes dengan menyuntikkan sejumlah heroin ke tubuhnya.

Para penyidik menyebutkan, saat Hayes sekarat karena injeksi heroin, Tichelman sempat melompati tubuh Hayes untuk menghabiskan minuman, mengumpulkan barang-barangnya, menutupi tubuhnya dan pergi begitu saja tanpa melakukan upaya penyelamatan seperti melakukan panggilan darurat.

“Alih-alih memberikan pertolongan pertama atau menelpon 911, Miss Tichleman justru mengumpulkan barang-barangnya termasuk heroin dan perhiasannya,” kata detektif yang menyelidiki kasus itu.

Polisi menyebutkan, berdasarkan rekaman video yang berada di perahu, wanita yang mengaku menjalin hubungan dengan 200 klien itu menyuntikkan sejumlah besar heroin ke tubuh Hayes.

Kemudian ketika Hayes sekarat, ia melompati tubuh Hayes berulangkali untuk mengumpulkan barang-barangnya.

Dalam satu kesempatan, ia menghabiskan sisa minuman anggur di atas tubuh Hayes.

Pecandu Heroin

Tidak banyak informasi didapatkan polisi dari Tichelman, namun pengakuan dirinya di beberapa media sosial memberikan banyak informasi tentang dirinya.

Misalnya saja ia bersekolah menengah di kota Duluth dan pernaha belajar jurnalisme di Georgia State University, serta dunia kerjanya sebagai penari erotis di San Francisco.

Dari pengakuannya di media sosial juga diketahui dirinya telah terbiasa dengan penggunaan heroin.

Selain itu ia juga pernah ditangkap polisi Atlanta karena laporan palsu tentang kejahatan.

Kasus kematian Hayes, seorang ayah dari 5 anak dengan karier cemerlang di dunia bisnis itu menjadi perhatian publik AS. (bbc.co.uk/Warta Kota)